Saturday, January 5, 2013

kita partner bukan pembantu

AMC..27-28 desember 2012

alhamdulillah... sekarang ada program pembelajaran IPE (interprofessional Education) yang diadakan pihak kampus. Program pembelajaran ini tentang bagaimana semua tim medis seperti dokter, perawat, dokter gigi, dan farmasi melaksanakan perannya masing-masing, saling kolaborasi dan saling mendukung dalam rangka memberikan pelayanan yang holistik pada pasien. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan komunikasi yang baik antar profesi, tidak ada yang merasa lebih unggul, lebih berhak, atau lebih pantas menangani pasien. Pasien berhak mendapatkan pelayanan yang maksimal dan menyeluruh, masing-masing profesi diharapkan tidak mengambil peran yang tidak sesuai dengan kompetensinya. misalnya perawat mengambil peran memberikan obat, farmasi turut ambil andil pengobatan, atau bahkan dokter hanya mengawasi dan semua tindakan diserahkan pada perawat.

IPE atau interprofessional education... Program ini menitik beratkan pada kolaborasi/kerja sama antar profesi guna memberi pelayanan yang maksimal.

disini juga diajari bagaimana komunikasi yang semestinya dan beretika. banyak kasus di lapangan seperti dokter yang terkadang saat memberi instruksi pada perawat kurang sopan dalam penyampaian, seakan perawat itu pembantu dokter, padahal perawat itu adalah partner bukan pembantu, dan semestinya ada etika dalam komunikasi terutama saat meminta bantuan/kerja sama.

Program ini berlangsung real dan dengan pasien yang benar-benar nyata. saya dari pihak perawat, ada juga dokter muda, dokter gigi, dan mahasiswa farmasi. kita dikumpulkan dalam satu ruang dan membahas satu masalah pasien, kami merencanakan bersama berbagai tindakan yang akan kami lakukan. sehingga pasien tidak hanya ditangani satu masalah nya saja, tetapi semua masalah kesehatan nya..sampai masalah gigi sekalipun. saya jamin jika hal semacam ini benar-benar diterapkan di rumah sakit maka pasien akan mendapatkan pelayanan yang maksimal, dan dapat memotivasi meningkatkan derajat kesehatannya. semoga suatu saat pembelajaran yang sedang kami lakukan ini menjadi titik awal untuk perubahan dalam pelayanan kesehatan.

together we'r better..
eitss..untuk menjadi seorang partner perawat juga harus memantaskan diri. ini berarti perawat juga harus memiliki amunisi berupa ilmu agar dapat saling memberi informasi dan mengoreksi jika ada kekurangan dalam tindakan yang direncanakan. diri sendirilah yang menentukan peran nantinya, mau jadi pembantu yang hanya menuruti instruksi tapi tak ada koreksi, atau kerja cerdas dengan ikut andil memberi masukan dan pantas menjadi seorang partner yang dapat diandalkan..

No comments:

Post a Comment