akhir-akhir ini aku menanyakan pada beberapa sahabat tentang perbedaan pemalu dengan minder. pasalnya aku menemukan hal yang sedikit mengusik pikiran..forum dewasa dengan forum anak-anak TK :)
ceritanya aku dan teman-teman di stase komunitas mengadakan penyuluhan di TKIK, penyuluhan pada anak-anak TK yang aktif banget. Sebenarnya penyuluhan yang dilakukan sederhana yakni tentang cuci tangan, materi ini lebih baik disampai kan berulang-ulang untuk anak-anak agar mereka lebih mendalami dan menjadi sebuah kebiasaan baik untuk terus mencuci tangan. kasus nya anak kecil sering didera diare, sakit perut, cacingan dan hal-hal semacamnya...
tidak seperti penyuluhan-penyuluhan kesehatan seperti biasanya, jika biasanya penyuluhan di desa-desa itu para orang tua/warga terkadang pasif, dan cenderung diam. akan tetapi penyuluhan di TK malah sebelum kami menyampaikan materi mereka sudah dengan aktif mempraktekkan cara cuci tangan yang benar sesuai dengan yang pernah mereka pelajari. walaupun dengan langkah-langkah yang masih belum benar dan ramainya suasana teriakan :D
hal ini yang membuat aku semakin bertanya-tanya tentang pemalu dan minder, apa orang dewasa itu malu ketika berada di forum hingga enggan untuk berpartisifasi?? atau anak-anak kecil itulah yang belum mengenal malu hingga dengan leluasa dapat menyampaikan semua hal baik yang mereka ketahui, anak-anak TK itu aktif dalam bertanya, rasa ingin tau lebih besar,..terlebih sempat buat aku bingung harus menjawab apa, seperti pertanyaan bagaimana bisa tau kuman sudah mati apa belum? bentuk kuman seperti apa? dll...hmmm... :x
Seandainya diforum orang dewasa semua dapat dengan sabar menyampaikan pendapat tanpa menjatuhkan, atau berani bertanya jika benar tak jelas materinya. Suasana diskusi atau tutorial akanberubah menjadi semakin asik, ajang untuk semakin menambah ilmu, bukan ajang membuktikan siapa aku..
apa mereka yang diam itu minder yaa?? atau mungkin mereka pemalu?? kedua kata itu sering ditempatkan pada posisi yang tak sesuai..
jika tak berani menjawab katanya malu..tapi dalam logika sederhanaku itu malah terlihat seperti minder. tak ada salahnya menyampaikan hal-hal yang memang benar, berbagi ilmu dan menuntut ilmu baiknya tidak memandang kata malu.
jika malu amatlah jelas bahwa malu sebagian dari iman, tapi jika minder maka perlu penanganan khusus untuk mengatasi masalah itu.
sayangnya yang minder sering menyebut dirinya pemalu, hingga potensi yang sebenarnya dapat semakin dikembangkan malah hanya terpendam.. :m:
pelaksanaan posyandu balita ^_^V
pelaksanaan posyandu balita ^_^V

No comments:
Post a Comment